Tampilkan postingan dengan label Kebaya Pengantin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebaya Pengantin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Mei 2012

Tips Cantik Saat Bengenakan Bridal Sesuai Bentuk Tubuh:

· Pilihlah bridal yg paling tepat untuk tubuuh dan karakter Anda, sehingga akan terasa nyaman menjadi diri Anda sendiri
· Siapkan jauh – jauh hari untuk desaign dan diskusikan dgn desaigner bridal yg akan membuatkan bridal Anda
· Kenali penampilan diri sendiri setelah didandani, jika tampak lebih dewasa maka bridal yg akan dikenakan sebaiknya pilih yg desaignnya lebih simple dan bahan yg lebih berat
· Kenali juga penampilan pengantin pria, apakah terlihat lebih muda atau lebih tua dari pengantin wanita. Sehingga dapat dicarikan bridal yg membuat pengantin wanita terlihat lebih tua disisi mempelai pria atau sebaliknya
· Jika memiliki pinggul kecil atau besar, sebaiknya memakai rok dgn bentuk dome atau bell shape. Jauhi pemakaian rok potongan duyung
· Untuk pinggul lurus dan pinggul kecil, pakailah bridal dgn garis pinggang tinggi
· Untuk kulit wanita Indonesia yg mengandung unsur merah, lebih baik memakai bridal warna putih gading
· Dan bila bridal berlengan panjang, maka sebaiknya sarung tangan tidak usaha dipakai. Karena akan menimbulkan kesan yg terlalu ramai.

Untuk melihat sample kebaya yang cocok untuk ada dapat mengunjungi situs di Gallery Kebaya Pengantin / Baju Pengantin dapat dilihat disini
Read More - Tips Cantik Saat Bengenakan Bridal Sesuai Bentuk Tubuh:

Senin, 07 Mei 2012

Tiga Gaya Trend Baju Pengantin 2012


Gaya Baju Pengantin Minimalis
Mudah saja mengenali baju pengantin gaya minimalis, yaitu simpel berpadu dengan gaya sehingga menjadi busana yang nampak cantik dan indah.  baju pengantin  model ini masih cukup jarang di negara kita karena dianggap tidak semarak dan peminatnya pun sedikit. Padahal  baju pengantin ini sangat cocok untuk Anda yang smart, praktis dan down to earth, karena proses pembuatannya pun tidak sesederhana penampilannya. Dibutuhkan teknik potong dan desain yang tinggi, serta material yang berkualitas untuk gaya minimalis ini.


Gaya Baju Pengantin  Romantis

Semua baju pengantin mungkin romantis bagi wanita, tapi sebenarnya  baju pengantin  yang romantis memiliki ciri adanya detail renda, bunga-bunga kecil, layer yang bertumpuk-tumpuk, ekor yang panjang, dan ornamen feminin lainnya. Gaya ini sesuai dengan pribadi Anda yang girlie, princess-wanna-be dan senang kemewahan.





Gaya Baju Pengantin Elegan

Baju pengantin yang paling banyak diminati adalah yang bergaya elegan ini. Lebih semarak dari gaun minimalis, namun juga lebih sederhana dari gaya romantis. Layer dan detail sedikit dikurangi, dan banyak digunakan kain berkesan kaku untuk memunculkan kesan elegan. Anda yang feminin namun tidak ingin terlihat berlebihan, akan sesuai dengan gaya gaun pengantin ini. Tidak heran jika gaya  baju pengantin  elegan ini mungkin yang paling banyak tersebar di seluruh dunia karena lebih netral untuk kemeriahan pesta
Read More - Tiga Gaya Trend Baju Pengantin 2012

Jenis Bahan Baju Pengantin

Banyak jenis bahan dari baju pengantin yaitu ada bahan renda, satin, brokat, atau tule dll. Apakah Anda akan terlihat sempurna jika anda menggunkan dengan bahan renda, satin, brokat, atau tule? Akan lebih baik bila Anda mempelajari jenis bahan dan perbedaannya dari baju pengantin. Setiap bahan memiliki keindahan dan kualitas berbeda yang membuatnya cocok untuk model tertentu namun kurang baik bila digunakan untuk model lain.

1. Brokat

Secara umum, brokat adalah sehelai bahan bergelombang yang memberikan efek sulaman timbul. Biasanya brokat Cina memiliki detil benang sulam yang lebih kaya dan lebih kompleks. Sering kali menggunakan warna emas untuk memberikan sentuhan mewah, meskipun brokat Cina putih polos tetap bisa didapatkan. Brokat adalah bahan sempurna jika Anda ingin menciptakan nuansa romantis.




2. Satin

Satin adalah bahan yang benar-benar bisa memberikan sentuhan lembut dan kilauan indah. Bahan yang terbuat dari kapas atau sutera terbaik ini telah digunakan untuk membuat baju pengantin selama berabad-abad. Satin ducheese biasanya dapat membuat baju pengantin terlihat sangat elegan. Serat sintetis juga bisa digunakan untuk membuat satin, namun meski harganya murah jangan berpikir untuk menggunakannya sebagai bahan  baju pengantin  Anda, karena bahan ini hanya bagus untuk lingerie karena beratnya dan permukaannya jauh berbeda dengan ducheese. Sebaiknya jangan menggunakan bahan ini terlampau banyak karena  baju pengantin Anda akan terlalu berat dan sulit dikenakan.

3. Renda

Renda telah menjadi bahan yang melambangkan keromantisan dan menggoda sepanjang masa. Saat ini banyak renda yang dibuat dengan mesin, namun yang buatan tangan juga masih banyak dijumpai. Ada berbagai macam jenis renda:
  • Renda chantily — biasa dipakai di atas bahan yang sedikit kaku seperti tafeta untuk menimbulkan efek halus dan tipis.
  • Renda lyon — biasanya ditambahkan dengan bordir dari benang tebal untuk memberikan efek timbul yang dramatis.
  • Renda alencon — sangat kaya akan nuansa bunga yang dibentuk oleh benang tebal atau pita.
  • Renda venesia/guipure — lebih merupakan jaring yang dibordir.
Semakin dramatis motif renda,  baju pengantin yang digunakan juga harus semakin sederhana untuk menghindari kesan berlebihan. Renda juga dapat digunakan sedikit saja sebagai sentuhan di tepi bahan akan semakin mempercantik baju pengantin.

4. Tule

Bahan seperti jaring halus yang sangat ringan ini biasa digunakan sebagai tudung, rok dalam, lipatan rok dan  baju pengantin yang terinspirasi dati kostum balerina untuk pernikahan atau pesta. Bahan ini tampil dalam berbagai ketebalan untuk efek yang berbeda. Yang terlembut dapat digunakan sebagai lapisan luar untuk menciptakan penampilan seperti peri. Tule mungkin bahan yang paling sederhana dari kumpulan bahan mahal lainnya, tapi sering kali berhasil mencuri perhatian di sebuah peragaan busana.


5. Devore

Ini adalah bahan sangat lembut bagaikan beludru yang menghasilkan pola khusus. Pola tersebut dihasilkan dengan membakar sebagian benangnya dengan bahan kimia. Devoreselalu menjadi pilihan untuk fesyen kelas atas. Kini dengan semakin banyaknya pengantin yang menginginkan baju pengantin lebih sederhana dan berpotongan langsing, devore dapat mewujudkan permintaan tersebut dengan baik.




6. Moire

Moire dalam bahasa Perancis berarti “diairi”. Biasanya bahan ini hanya digunakan sedikit untuk menciptakan efek pola bergelombang klasik. Efek tersebut diperoleh dengan melingkarkan bahan tersebut seperti pahatan mengelilingi lingkar pinggul. Pola cap airnya memancarkan cahaya tersendiri, dan disinilah terletak keunikannya yang mempesona. Pemakaian taffeta moire akan selalu tampak bagus untuk sebuah busana pesta maupun  baju pengantin pengantin selama berabad-abad.



7. Tafeta

Bahan dengan permukaan halus mengkilat bertekstur garis yang tidak terlalu berat ini selalu menjadi pilihan tepat untuk sebuah  baju pengantin malam. Selain nyaman, bahan ini juga renyah dan sedikit berat sehingga jika ditumpuk akan terlihat penuh dan indah tapi tidak berlebihan. Sutera tafeta juga menghasilkan bunyi gemerisik merdu yang tidak Anda temukan pada bahan lain.





8. Doupion

Namanya mungkin kurang akrab di telinga, namun sebutlah satin Thailand, India atau Shantung, Anda pasti langsung tahu apa yang kami maksud. Karena setiap lembarannya ditenun dari dua kepompong yang disatukan, doupion memiliki efek permukaan tidak rata serta tidak melambai. Bahan ini biasanya berasal dari negara-negara Timur, namun sebenarnya yang paling bagus berasal dari Italia. Bahannya lebih ringan dari satinducheese, tapi lebih kaku, sehingga lebih cocok untuk model bawahan yang besar mengembang dan berbentuk. Karena strukturnya halus, doupion dapat terlihat sangan elegan.

9. Faille/Grosgrain

Ini adalah bahan yang sangat lembut , memiliki tekstur garis yang indah, mirip sutera halus dengan permainan efek warna pada garis teksturnya. Garis tekstur pada grosgrainsedikit lebih pendek bila dibandingkan dengan faille. Grosgrain ada yang selebar pita, ada juga yang selebar bahan.  baju pengantin pengantin yang seluruhnya dibuat dari faille atau grosgrainsangat jarang dibuat, biasanya hanya dijadikan detil pinggir yang cantik pada  baju pengantin dan aksesori.
Read More - Jenis Bahan Baju Pengantin

Menentukan Baju Pengantin Bedasarkan Waktu


Memilih baju pengantin tidak sesulit yang sesuai dengan bentuk tubuh dan warna kulit yang ada di bayangan anda. Menjadi ratu yang cantik sehari dalam acara istimewa yaitu acara pernikahan adalah impian semua para wanita di dunia ini.

Pada awalnya memang terasa membebani pikiran baik jasmani maupun rohani, dengan berbagai pilihan yang tersedia, banyaknya warna yang dapat disesuaikan juga dengan tema pesta, atau malah Anda salah satu yang ingin mengikuti tren. Agar tidak bingung, berikut ini jadwal yang tepat agar pemilihan baju pengantin berjalan dengan lancar sebelum hari-H, sehingga dapat mengurangi beban pikiran Anda:

12 bulan
Bila Anda telah menentukkan tanggal dan hari pernikahan, persiapkanlah  baju pengantin minimal dua belas bulan sebelum hari istimewa tiba. Mengapa? Karena tidak semua  baju pengantin yang Anda pesan atau pinjam selalu akan mengikuti bentuk tubuh Anda. Ini memungkinkan vendor yang telah Anda pilih mengukur kembali saat  baju pengantin tersebut akan siap digunakan.

Membeli ataupun menyewa sama saja, semuanya dapat diukur dari anggaran yang telah ditetapkan bersama dan kebutuhan Anda atas  baju pengantin tersebut. Siapkan tema apa yang akan digunakan pada hari pernikahan. Setelah itu, saatnya untuk memilih model  baju pengantin dan warna yang dapat diserasikan dengan tema. Konsultasikan dengan teman yang sudah menikah ataupun keluarga untuk hasil terbaik dan jangan segan untuk berkonsultasi pada ahlinya.

11-8 bulan
Setelah Anda menentukan vendor yang akan dipakai pada hari istimewa susunlah jadwal pertemuan dan fitting 
baju pengantin yang telah Anda pilih. Biasanya vendor memberi keleluasaan bagi para calon mempelai dalam pemilihan  baju pengantin . Customer service dari bridal biasanya telah terlatih dalam menyesuaikan bentuk tubuh, warna kulit dan detail  baju pengantin yang terbaik untuk ditampilkan pada hari bahagia Anda.

Telitilah pada setiap  baju pengantin yang Anda coba. Sesuaikan pula dengan aksesori yang dimiliki. Misalkan Anda telah memiliki sepatu yang senada dengan  baju pengantin pertama atau kalung yang cocok bila dipakai dengan  baju pengantin kedua. Tak ada salahnya mencoba memadupadankan dengan berbagai jenis  baju pengantin yang ada, namun tetap harus menyesuaikan dengan ukuran tubuh Anda. Sekali lagi mintalah pendapat dari pasangan, kerabat dekat atau Anda. Pilih setidaknya 3-4  baju pengantin yang dapat menjadi acuan Anda dan bandingkan kelebihan dan kekurangannya.

7-5 bulan

Pada jadwal pertemuan pertama yang telah ditentukan, jangan lupa untuk membawa barang-barang sederhana seperti sepatu yang akan digunakan pada hari H dan pakaian dalam sebagai penunjang. Walau terkesan simpel namun barang-barang ini akan sangat sempurna melengkapi hasil akhir dari pemilihan 
baju pengantin .

Saat  baju pengantin telah Anda pilih, cobalah untuk mengenakannya, berkacalah, berjalan dan bergayalah. Biarkan pasangan Anda mengabadikan momen tersebut. Untuk sesaat, pasti Anda berpikir ini hanya untuk lelucon, namun dari beberapa foto yang telah diambil Anda bisa mengingat bagaimana tampilan Anda saat menggunakannya dan membandingkannya lagi setelah sampai di rumah.

Temukan kenyamanan dan ketidaknyamanan Anda pada koleksi  baju pengantin yang telah dipilih. Untuk jadwal pertemuan selanjutnya Anda tinggal memastikan bahwa ukuran badan Anda tidak naik atau malah menyusut. Bila memang Anda berkeinginan untuk menyusutkan berat badan, tentukan dari awal, agar nantinya Anda tidak kesulitan dalam fitting karena harus bolak-balik mengganti ukuran.

3 minggu
Saat fitting terakhir, jangan lupa untuk mengajak teman Anda untuk membantu dalam kelengkapan pada hari H. Jika masih ada hal yang mengganjal katakan pada customer service yang selama ini membantu Anda. Pastikan bahwa semua yang telah Anda pesan disiapkan sebelum tiba saat pengambilan.
Siapkan lebih awal jadwal untuk pencucian baju Anda sebelum dan sesudah hari pernikahan. Carilah dry cleaning yang terbiasa mencuci  baju pengantin pengantin. Jangan sampai baju yang telah Anda beli hancur hanya karena salah pencucian. Jangan sampai terjadi juga baju yang disewa rusak karena keteledoran. Persiapkan dan pastikan semuanya dengan baik.

H-2
Saatnya mencoba 
baju pengantin untuk terakhir kalinya, kali ini fitting dilakukan di rumah, jadi tak perlu sungkan untuk berkeliling rumah sambil memakai  baju pengantin pengantin Anda. Sambil membayangkan altar yang sakral, pastikan Anda mengingat bagaimana harus melangkah, berpijak dan berputar. Hal ini dapat mengurangi kecanggungan Anda pada saat berjalan di pelaminan.

Saat tiba hari yang ditunggu-tunggu, sambil Anda mempersiapkan riasan, bukalah cover pada  baju pengantin pengantin Anda dan diangin-anginkan, hindari makanan atau segala hal yang berbau menusuk agar kondisi  baju pengantin pengantin segar saat Anda gunakan.
Read More - Menentukan Baju Pengantin Bedasarkan Waktu

Memilih Warna Kebaya Pengantin

Pada saat pemilihan Kebaya pengantin jangan sembarangan untuk memilih kebaya pengantin karena dibutuhkan kesesuaian model kebaya dengan bentuk tubuh, bahan, bahkan juga warna yang cocok dengan kulit Anda. Berikut ini ada beberapa tips memilih warna kebaya pengantin yang cocok dengan anda:

Anda pemilik kulit berwarna gelap atau sawo matang, lebih bagus memilih warna-warna netral atau soft. Tetapi, jika Anda memiliki kepercayaan diri tinggi, sah-sah saja untuk memilih warna terang yang dominan. Bahkan warna terang yang dominan bisa mempermanis penampilan si kulit gelap atau terlihat lebih seksi
Bustier atau bagian dalam kebaya, dipadukan dengan warna senada atau lebih terang dari kebaya. Pemilihan warna juga biasanya disesuaikan dengan bentuk tubuh anda. Untuk Anda yang memiliki bentuk tubuh besar disarankan mengenakan warna lebih tua sebagai bustier dan roknya. Hindari penggunaan warna muda pada kebaya pengantin, kecuali jika Anda benar-benar ingin mengenakan warna muda, bisa menggunakan warna merah marun, biru atau hijau dan warna lainnya.
Untuk pesta di siang hari, pilih kebaya pengantin dengan warna pastel yang lembut. Dan untuk pesta malam hari, pilihlah warna kebaya terang dan lebih kuat.
Bagi Anda pemiliki kulit kuning langsat, madu dan putih, dapat bebas memilih warna kebaya pengantin. Namun, ada satu hal yang perlu Anda hindari, yaitu mengenakan kebaya tabrak warna.
Warna coklat kopi, merah marun, merah keungungan, hijau lumut, dapat menampilkan kesan anggun.
Dalam mengenakan kebaya pengantin ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan, di antaranya trend kebaya panjang semata kaki tidak selalu cocok digunakan oleh semua calon pengantin wanita. Bagi Anda yang memiliki postur tubuh tidak terlalu tinggi, sebaiknya hindari mengenakan kebaya panjang, cukup mengenakan kebaya panjang selutut atau di atasnya.
Lace memang indah dikenakan pada kebaya panjang, namun untuk bagian yang menjuntai sampai menyapu lantai, hindari menggunakan aksen manik terlalu banyak. Hal ini dapat menambah beban, berat dan tidak nyaman untuk dikenakan. Untuk dikombinasikan pada bahan lace, Anda bisa memilih bahan tule atau sifon. Terakhir, gunakan high heels untuk mempercantik penampilan Anda.
Read More - Memilih Warna Kebaya Pengantin

Merawat Kebaya Pengantin Tidak Sulit


Merawat Kebaya Pengantin tentu tidak sama dengan baju-baju lainnya, Melipat kemudian menaruhnya di dalam tumpukan lemari pakaian, tentu tidak semudah itu. Jika anda melakukan seperti itu sama saja anda merusak kualitas Kebaya Pengantin. Maka dari itu, ada beberapa cara ilmiah merawat Kebaya Pengantin, yaitu :
1. Kebaya Pengantin tidak selalu harus dicuci setelah dipakai apabila saat pemakaian tidak mengeluarkan banyak keringat, yang harus dilakukan adalah Kebaya Pengantin cukup diangin-anginkan saja. Tetapi apabila pada saat pemakaian mengeluarkan keringat dan berbau sebaiknya Kebaya Pengantin itu di cuci.
2. Jika hendak mencuci, perhatikan bahannya. Sebaiknya gunakan pilihan dry clean pada mesin cuci Anda. Mengapa dry clean ? Karena pilihan tersebut lebih aman untuk semua jenis bahan kebaya, sehingga tidak merusak tekstur asli.
3. Jangan menjemur kebaya yang telah dicuci di terik matahari langsung. Jemur di tempat sejuk, misalnya diruangan ber-AC.
4. Jangan menyemprotkan parfum langsung ke kebaya. Hal ini akan merusak tekstur warna pada kebaya
5. Cara penyimpanannya pun sanggat sederhana, cukup dilipat dan jangan digantung. Mengapa demikian? Karena kebaya kebanyakan berbahan elastis, jika sering digantung, maka bagian pundak perlahan akan turun
6. Secara berkala, tiap 3 bulan sekali keluarkan baju pengantin untuk diangin-anginkan agar tidak terjadi kelembapan yang timbul dari jamur.
Read More - Merawat Kebaya Pengantin Tidak Sulit